SERVICE AC SURABAYA

Service AC Surabaya, Pasang AC Surabaya, Cuci AC Surabaya, Service Kulkas Surabaya, Service Mesin Cuci Surabaya, Service AC Gresik. Pasang AC Gresik, Cuci AC Gresik, Service Kulkas Gresik, Service Mesin Cuci Gresik

Office: Jalan Lempung Sari I Nomer 2 RT/RW 05, Lontar, Sambikerep, Surabaya 60185
Situs penyedia template gratis & premium

Goomsite menyediakan template gartis / premium sesuai dengan selera Anda

Accelerated Mobile Pages (AMP) HTML

AMP HTML atau Accelerated Mobile Pages HTML
adalah struktur yang meminimalisir penggunaan JavaScript, CSS dan HTML

Metode Pembayaran Template Premium

Lakukan pembayaran melalui akun

Prinsip Kerja AC, Bagian-Bagian Serta Fungsinya

Prinsip kerja AC, Bagian-bagian serta fungsinya - Tentunya akhir-akhir ini anda merasakan udara di sekitar kita semakin hari menjadi semakin panas. Mungkin inilah dampak dari pemanasan global atau istilah kerennya biasa disebut dengan global warming.
Tentunya udara bersih dan sejuk kini telah menjadi kebutuhan dari semua orang, dari mulai perumahan tempat tinggal hingga gedung-gedung perkantoran pun juga membutuhkannya. Apalagi di kota-kota besar yang notaben-nya rumah-rumah saling berhimpitan sehingga jarang sekali terasa hembusan angin.

Ditambah lagi banyaknya polusi udara dari pabrik dan kendaraan bermontor, diperparah dengan jarangnya pepohonon di sekitar kita semakin membuat udara di sekitar kita semakin panas yang terkadang sangat mengganggu aktifitas kita sehari-hari. Mungkin di zaman modern seperti sekarang ini kita bisa mendapatkan udara bersih dan sejuk dengan memanfaatkan Air Conditioner atau biasa kita sebut dengan AC. Sebuah alat elektronik yang berfungsi menyaring udara di dalam ruangan agar menjadi lebih bersih dan sejuk, namun taukah anda prinsip kerja AC, Bagian-bagian serta fungsi dari AC itu sendiri. Nah, jika anda belum mengerti pada artikel kali ini www.serviceacsurabayatehnik.com akan membahas mengenai prinsip kerja AC serta bagian-bagian yang ada di dalamnya serta di lengkapi dengan fungsi dari masing-masing bagian dari AC, berikut penjelasannya:
gambar ac
AIR CONDITIONER
PRINSIP KERJA AC PADA AC SPLIT
Udara dingin yang dihasilkan oleh Air Conditioner sebenarnya merupakan Output dari sistem yang terdiri dari beberapa komponen.
Yaitu Kompresor AC, Kondensor, Orifice Tube, Evaporator, Katup Ekspansi dan Thermostat.
Beikut ini adalah penjelasan singkat fungsi dari komponen-komponen di atas:

KOMPRESOR AC 
Compressor AC adalah power unit dari sistem AC. Ketika AC dijalankan, compressor AC mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor.
KONDENSOR AC 
Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi yang kemudian akan dialirkan ke orifice tube. Kondensor merupakan bagian yang “panas” dari air conditioner. Kondensor bisa disebut heat exchange yang bisa memindahkan panas ke udara atau ke intermediate fluid (semacam air larutan yang mengandung ethylene glycol), untuk membawa panas ke orifice tube.
ORIFICE TUBE 
Orifice tube merupakan tempat di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah. Dalam beberapa sistem, selain memasang sebuah orifice tube, dipasang juga katup ekspansi.
EVAPORATOR AC 
Refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah, tapi masih mengandung sedikit cairan. Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator / pengering. Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni, sebelum melalui compressor AC untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. Biasanya, evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent.
KATUP EKSPANSI 
Katup ekspansi merupakan komponen penting dalam sistem air conditioner. Katup ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator/pendingin.
THERMOSTAT 
Thermostat pada air conditioner beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Ketika temperatur naik, metal terluar memuai lebih dahulu, sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif.
  
JADI PRINSIP KERJA AC DIJELASKAN SEBAGAI BERIKUT:

Compressor AC yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent), jadi refrigent yang masuk ke dalam compressor AC dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser.

Di bagian kondensor ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair, maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi compressor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan. 
Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator. 
Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi, pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator, di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap, perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun.

Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser. Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan, dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. 
 
 
Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi [*] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun, dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan. Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan.
 
Perlu diketahui :Kunci utama dari air conditioner adalah refrigerant, yang umumnya adalah fluorocarbon [**], yang mengalir dalam sistem, menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan), dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara, kipas, dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah compressor (pompa), condenser coil (kumparan penukar panas), dan kipas pada jendela luar.
 
 
Udara panas dari ruangan melewati filter, menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin, sehingga udara menjadi dingin, lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. Pada compressor AC, gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. Pada condenser coil, refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan, yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. Sebuah thermostat AC [***] mengontrol motor compressor AC untuk mengatur suhu ruangan.
 
[*] Entalphi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja.
 
[**] Fluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine. Lebih dari 100 fluorocarbon yang telah ditemukan. Kelompok Freon dari fluorocarbon terdiri dari Freon-11 (CCl3F) yang digunakan sebagai bahan aerosol, dan Freon-12 (CCl2F2), umumnya digunakan sebagai bahan refrigerant. Saat ini, freon AC dianggap sebagai salah satu penyebab lapisan Ozon Bumi menajdi lubang dan menyebabkan sinar UV masuk. Walaupun, hal tersebut belum terbukti sepenuhnya, produksi fluorocarbon mulai dikurangi.
 
Baca juga artikel lainnya: 4 penyebab AC tidak bisa di remote
 
[***] Thermostat pada air conditioner beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Ketika temperatur naik, metal terluar memuai lebih dahulu, sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif/jalan.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai Prinsip kerja pada AC, bagian-bagaian serta fungsinya semoga bermanfaat bagi anda. Jika anda ingin menanyakan masalah seputar AC anda, silahkan tuliskan pertanyaan anda melalui kolom komentar di bawah atau langsung menghubungi call center kami. Secepat mungkin kami akan merespon pertanyaan yang anda berikan. Terima kasih.
Disqus Comments

NEWSLETTER SIGNUP